Keren! Warga Bambu Kuning Pekanbaru Sulap Pekarangan Jadi Kebun PKK Terpadu, Ada 50 Jenis Tanaman


JEJAK HUKUM | PEKANBARU,
– Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, melaksanakan kegiatan Penilaian Kebun "Aku Hatinya PKK" yang dipusatkan di Jalan Tuah Sekata, RT 02 RW 12, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen warga dalam menggerakkan program pemanfaatan pekarangan rumah untuk mewujudkan ketahanan pangan mandiri di tingkat keluarga.


Acara penilaian ini dihadiri langsung oleh Camat Tenayan Raya, Abdul Rahman, S.IP., M.Si., Lurah Bambu Kuning, Beny Wahyudi, S.P., M., serta Tim Juri dari PKK Kecamatan Tenayan Raya. Turut hadir mendampingi Bhabinkamtibmas Febri, Ketua LPM Bambu Kuning Purnawan, Ketua RT 01 Yusri, Ketua RT 02 Muhammad Syafii, M.I.K., Ketua Pemuda RT 02 M. Ali, dan Ketua TP PKK Bambu Kuning Sri Wahyuni Putri. Kehadiran sejumlah perangkat dari RW 07, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat turut menyemarakkan suasana penilaian.


Kebun "Aku Hatinya PKK" di wilayah ini tampil mengesankan dengan mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan secara terpadu. Berbagai komoditas unggulan yang dibudidayakan dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, di antaranya:


Tanaman Pangan & Hortikultura: Jagung, kacang hijau, ubi jalar, ubi kayu, kangkung (biasa dan hidroponik), selada, bayam, seledri, bawang kucai, cabe merah, pare, tomat, rimbang, terong hijau, dan terong ungu.


Apotek Hidup (Tanaman Obat Keluarga): Jahe merah, jahe biasa, kunyit putih, kunyit biasa, temu lawak, kencur, temulawak, temu kucing, lidah buaya, sirih merah, sirih biasa, serai, serai wangi, lengkuas, bawang dayak, bungle, gmelu, kemumu, jerangau, dan sawit pahit.


Buah-buahan & Perkebunan: Alpokat, jambu madu, kelengkeng, durian, pepaya, nenas, dan pete.


Peternakan, Perikanan & Tanaman Hias: Ayam petelur, budidaya maggot, kolam ikan gurami, pandan, serta bunga krokot dan melati.


Melalui momentum penilaian ini, pihak kelurahan dan pengurus PKK terus mengedukasi serta menggerakkan setiap warga agar memiliki kebun mandiri di pekarangan rumah masing-masing demi terciptanya lingkungan yang asri, teratur, indah, dan nyaman (Hatinya PKK).

Postingan populer dari blog ini

Tipikor Polda Riau, Sebut Bahwa Kasus Proyek Seragam Sekolah Senilai 6 Miliar, Yang Menyeret Nama Disdikbud Rohil, Masih Dalam Proses Penyelidikan

Aksi Damai Mahasiswa, Tokoh Adat, dan Simpul Kemelayuan di Depan Kantor Agrinas Riau

Suku Sakai di Duri 13 Diserang Karyawan PT SIS, Konflik Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Memanas