Jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Jejak Hukum | Pekanbaru – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Bidang Pemasyarakatan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting langsung dari ruang rapat kantor pada Selasa (26/05/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan guna menghadiri undangan resmi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Plh. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, hadir memimpin jajaran petugas untuk mengikuti rapat dengan hikmat.

Rapat koordinasi berskala nasional ini dipimpin oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Agenda utama berfokus pada analisis, evaluasi capaian kinerja, serta penguatan fungsi Pemasyarakatan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia.

Melalui rapat ini, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan poin-poin arahan strategis terkait optimalisasi pelayanan, program pembinaan bagi warga binaan, hingga penegakan deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyatakan komitmen penuhnya beserta seluruh jajaran untuk segera mengimplementasikan poin-poin evaluasi yang disampaikan dalam rapat virtual tersebut.

"Rapat Analisis dan Evaluasi ini sangat penting sebagai kompas bagi kami di daerah agar pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan selaras dengan kebijakan program prioritas dari Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami siap melakukan pembenahan internal dan terus meningkatkan kualitas pelayanan," tegas Yusup.

Kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat, dan lancar hingga akhir acara, merefleksikan kedisiplinan serta kesiapan jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang semakin berdampak.

Editor: Gurgur Saut.

Postingan populer dari blog ini

Tipikor Polda Riau, Sebut Bahwa Kasus Proyek Seragam Sekolah Senilai 6 Miliar, Yang Menyeret Nama Disdikbud Rohil, Masih Dalam Proses Penyelidikan

Aksi Damai Mahasiswa, Tokoh Adat, dan Simpul Kemelayuan di Depan Kantor Agrinas Riau

Suku Sakai di Duri 13 Diserang Karyawan PT SIS, Konflik Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Memanas