Jaga Kamtibmas, Polsek Sungai Apit Gelar Patroli KRYD di Pusat Keramaian


JEJAK HUKUM | ‎SIAK,
– Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Sungai Apit kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah titik keramaian dan objek vital di wilayah hukumnya, Jumat (29/5/2026).

‎

‎Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana C3 (Curat, Curas dan Curanmor), aksi premanisme, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.

‎

‎Kegiatan dipimpin oleh personel Polsek Sungai Apit, Aiptu Dodo Putra bersama Briptu Riski, menggunakan kendaraan dinas roda dua Samapta guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

‎

‎Kapolsek Sungai Apit, IPTU Adhifian SH mengatakan, patroli rutin ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, sekaligus menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi warga yang beraktivitas.

‎

‎“Melalui patroli KRYD ini, kami ingin memastikan situasi di wilayah Sungai Apit tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan,” ujar Kapolsek.

‎

‎Adapun sasaran patroli meliputi sejumlah lokasi strategis dan pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Bank BRI di Jalan Hangtuah, Pasar Sungai Apit di Jalan Sukaramai, Indomaret Jalan Hangtuah, hingga Toko Mas Ria Jaya di Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

‎

‎Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor dan tindak kejahatan lainnya.

‎

‎Masyarakat pun menyambut positif patroli yang dilakukan secara rutin tersebut karena dinilai mampu memberikan rasa aman, khususnya di lokasi keramaian dan pusat perekonomian warga.

‎

‎Kegiatan patroli berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dengan situasi selama pelaksanaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan terkendali.***

Postingan populer dari blog ini

Tipikor Polda Riau, Sebut Bahwa Kasus Proyek Seragam Sekolah Senilai 6 Miliar, Yang Menyeret Nama Disdikbud Rohil, Masih Dalam Proses Penyelidikan

Aksi Damai Mahasiswa, Tokoh Adat, dan Simpul Kemelayuan di Depan Kantor Agrinas Riau

Suku Sakai di Duri 13 Diserang Karyawan PT SIS, Konflik Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Memanas