Polres Dharmasraya Gelar Press Conference, Ungkap Kasus September 2026

 

Dharmasraya(jejakhukum.my.id) – Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, menggelar press conference pengungkapan kasus dan penyampaian situasi kamtibmas, di lobi Mako Polres Dharmasraya. Rabu (23/9/2026). 


Kegiatan dipimpin Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., serta dihadiri pejabat utama, Kapolsek jajaran dan awak media.


Kapolres menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas serta hasil pengungkapan kasus selama Agustus hingga September 2026.


Selama Agustus 2026, tercatat 69 kejadian gangguan kamtibmas, turun 15 kasus atau 17,86 persen dibandingkan Juli 2026.


Di bidang narkoba, Polres Dharmasraya mengungkap 10 perkara dengan 14 tersangka dan barang bukti sabu seberat 74,87 gram.


Sementara itu, Satreskrim bersama Polsek jajaran mengungkap 14 kasus kriminal, di antaranya pencurian kendaraan bermotor, pencurian, penggelapan dan tindak pidana lainnya.


Dalam Operasi Jaran Singgalang 2026, polisi juga mengungkap sejumlah kasus curanmor, termasuk satu kasus di wilayah Pulau Punjung yang berhasil diungkap kurang dari 12 jam.


Pada bidang tindak pidana korupsi, Polres Dharmasraya menyampaikan perkembangan penyidikan dugaan korupsi pembayaran insentif petugas pemulasaraan jenazah COVID-19 tahun anggaran 2021–2023. 


Perkara ini, telah menetapkan satu tersangka, dengan kerugian negara berdasarkan hasil pemeriksaan mencapai Rp 604,600.000juta.


Kapolres juga menyampaikan kondisi lalu lintas serta penanganan karhutla. Tercatat 23 titik kebakaran dengan luas lahan terdampak sekitar 120,8 hektare.


Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, waspada terhadap karhutla, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.


Kapolres turut mengapresiasi peran media sebagai mitra Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.


Ia berharap sinergi Polres Dharmasraya, media dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

(Red)

Postingan populer dari blog ini

Tipikor Polda Riau, Sebut Bahwa Kasus Proyek Seragam Sekolah Senilai 6 Miliar, Yang Menyeret Nama Disdikbud Rohil, Masih Dalam Proses Penyelidikan

Aksi Damai Mahasiswa, Tokoh Adat, dan Simpul Kemelayuan di Depan Kantor Agrinas Riau

Suku Sakai di Duri 13 Diserang Karyawan PT SIS, Konflik Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Memanas