Jejak Hukum| Bandar Lampung,– Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dari barang-barang terlarang terus dibuktikan secara nyata oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Upaya deteksi dini melalui inspeksi mendadak dan penggeledahan blok hunian bukanlah kegiatan insidental, melainkan prosedur wajib yang dieksekusi setiap harinya secara konsisten dan tanpa kompromi.
Langkah tegas ini kembali terlihat pada Kamis, (05/03) Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal atau Satopspatnal bergerak cepat menyisir seluruh area kamar hunian warga binaan. Operasi ketat ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Satopspatnal sekaligus Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Bandar Lampung, Dat Menda.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan fisik secara mendetail dan menyeluruh di setiap sudut ruangan. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai dan memastikan nihilnya peredaran barang terlarang, seperti alat komunikasi ilegal maupun narkotika, di dalam area pembinaan.
Ketua Tim Satopspatnal, Dat Menda, menegaskan bahwa ritme pengawasan di lapangan tidak pernah mengendur dan selalu berada pada tingkat kewaspadaan maksimal.
"Razia dadakan dan deteksi dini ini adalah agenda harian kami yang tidak pernah putus. Tim Satopspatnal selalu siaga menyisir blok hunian setiap harinya. Kami pastikan pengawasan berjalan maksimal dan tidak ada ruang sekecil apa pun bagi pelanggaran aturan di Lapas Kelas I Bandar Lampung," ungkap Dat Menda seusai memimpin jalannya pemeriksaan.
Senada dengan ketegasan di lapangan, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memberikan instruksi mutlak terkait penegakan aturan yang setara bagi seluruh penghuni lapas. Ia memastikan tata tertib ditegakkan dengan integritas tinggi.
"Sikap kami sangat jelas dan tegas. Di Lapas Kelas I Bandar Lampung, aturan berlaku sama untuk seluruh warga binaan tanpa terkecuali dan tanpa pandang bulu. Tidak ada pembedaan perlakuan, semua wajib tunduk pada tata tertib yang berlaku. Komitmen kami terhadap lingkungan yang bersih dari barang terlarang adalah harga mati demi kelancaran program pembinaan itu sendiri," tegas Ike Rahmawati memberikan garansi integritas institusi.
Melalui konsistensi giat harian ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, disiplin, dan steril, sekaligus menjawab amanah negara dalam membina warga binaan secara adil dan profesional.
