Ticker

6/recent/ticker-posts

Memperingati HUT TNI AU ke 80, Lanud Roesmin Gelar Bazar Pangan Murah


Jejak Hukum | Pekanbaru – Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara (AU), Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) mandiri di Lapangan Andalan, Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, di hari Selasa (14/4/2026).

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Wakil Wali Kota Pekanbaru dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat HUT ke-80 TNI AU. Ia berharap TNI AU semakin dekat dengan masyarakat serta terus berjaya dalam menjaga kedaulatan negara.

Pada saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara (AU), dirangkaikan dengan bazar aneka pangan, kerajinan (handycraft), serta produk olahan UMKM di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin. 

Kemudian, Markarius Anwar mengapresiasi pelaksanaan bazar pangan yang melibatkan DKP Kota Pekanbaru.

“Kita lihat ada berbagai bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, dan bawang. Ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Markarius Anwar

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris menyampaikan, bahwa bazar pangan dalam rangka HUT TNI AU ke-80 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, bersamaan dengan kegiatan bakti sosial.

“Untuk bazar pangan, kami bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perum Bulog menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan bawang dengan harga di bawah pasar,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan dari Bank Indonesia berupa 1.500 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di sekitar Lanud.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Harapannya dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung UMKM di sekitar Lanud,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKP Pekanbaru melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinal Husna menyebutkan, bahwa pihaknya menyediakan berbagai bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan pasar.

Ia mencontohkan, beras SPHP sebanyak 2 ton dijual seharga Rp59.000 per kemasan 5 kilogram, lebih rendah dari harga pasar sekitar Rp65.500. Selain itu, minyak goreng Minyakita dijual Rp15.000 per liter dengan stok sekitar 1 ton.

“Untuk telur, kami jual Rp50.000 per papan, sementara dipasaran bisa mencapai Rp56.000. Ada juga beras Anak Daro seharga Rp165.000 per 10 kilogram yang didatangkan langsung dari penggilingan mitra,” jelasnya.

Selain itu, tersedia pula berbagai komoditas lain seperti gula, sayur mayur, cabai merah, bawang, kentang, hingga produk makanan beku (frozen food).

Salah seorang warga.sekitar, Hesti, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.

“Saya beli minyak goreng, gula, telur, dan beras. Di pasar harganya mahal, di sini lebih murah dan sangat membantu,” ujarnya.

Editor: Gurgur Saut.