Ticker

6/recent/ticker-posts

Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Pada Blok Hunian Warga Binaan

Jejak Hukum| Pekanbaru – Dalam rangka melaksanakan Astacita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan khusus nya pada poin 6(enam) mencakup pemberantasan peredaran Narkoba dan Handphone dilingkungan Lapas dan Rutan, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai laksanakan Razia Blok Hunian yang dilakukan kepada Warga Binaan, Selasa, (20/1/2026).

Kegiatan Lapas Narkotika Rumbai ini melalui bidang KPLP menggelar razia rutin, sebagai bentuk deteksi dini serta meningkatkan keamanan dan ketertiban di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, sekaligus untuk memutus mata rantai peredaran Narkoba serta tindakan penipuan yang kerap melibatkan penghuni Lapas.

Kegiatan Razia kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy melalui Kepala Pengamanan Lapas, Ridho Kurniawan bersama Jajaran Staf KPLP dan dibantu anggota jaga serta CPNS Poltekpin.


Petugas diberikan arahan terlebih dahulu, dan dilanjutkan dengan razia blok hunian.
Seluruh Petugas memeriksa setiap sudut Blok Hunian untuk mencari barang terlarang seperti Narkoba, Handphone, dan barang-barang terlarang lainnya, dan kegiatan ini dilakukan dengan Standard Operasional Prosedur (SOP). Kamar hunian dibuka secara digilir, serta warga binaan dikeluarkan satu persatu dari kamar, lalu diperiksa dan digeledah badannya, kemudian dilakukan pengeledahan isi kamar oleh petugas dengan disaksikan oleh perwakilan warga binaan.

Kegiatan ini juga sesuai arahan dari  Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar yang menegaskan, tidak main-main untuk memerangi narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan di wilayah Riau. Sebagai komitmen, Maizar mengajak masyarakat terlibat aktif.

"Seperti yang ditegaskan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, bahwa di lingkungan pemasyarakatan baik Lapas maupun rutan itu Zero Narkoba dan Hand phone (HP) adalah harga mati," tegas Maizar.

Editor: Gurgur Saut