Ticker

6/recent/ticker-posts

Wujudkan Rasa Aman Ibadah, Brimob Polda Riau Gelar Patroli Dialogis di Gereja HKBP Sumbersari

Jejak Hukum| Pekanbaru —  Menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025–2026, Satgas Tindak Subsatgas Komposit Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Riau melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan Harkamtibmas di sejumlah lokasi strategis Rumah Ibadah, Minggu (21/12/2025).

Salah satu sasaran patroli dilaksanakan di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sumbersari, Jalan Rokan Rintis, sebagai bentuk nyata kehadiran Polri memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Kristiani yang tengah melaksanakan rangkaian ibadah menjelang perayaan hari besar keagamaan Kristiani.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Komposit Ipda Angel Surya Atmaja, dengan mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama pengurus gereja dan jemaat Gereja HKBP Sumbersari.

Personel Brimob Polda Riau juga menyampaikan himbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menegaskan, bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Lilin.

“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat adalah bentuk komitmen Polri menjamin rasa aman, khususnya bagi umat yang sedang melaksanakan ibadah. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan Ops Lilin Lancang Kuning berjalan dengan maksimal, humanis, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Komisaris besar Polisi (Kombes Pol), Ketut juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi antarumat beragama serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Melalui kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan pelaksanaan Ops Lilin Lancang Kuning 2025–2026 di wilayah hukum Polda Riau dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polisi epublik Indonesia (Polri) sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Gurgur Saut)