Jejak Hukum | Pekanbaru - Dalam rangka memperingati hari buruh nasional pada tanggal 01 Mei tahun 2026, 60 orang buruh per Konfederasi dari 9 Konfederasi ditambah 300 orang buruh pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Provinsi Riau di prediksi akan turun merayakan perayaan May Day. Lokasi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Pekanbaru, pilihan tempat digelar perayaan.
Hal ini di katakan oleh Nursal Tanjung, Ketua SPSI Saat dimintai keterangan perihal sejauh mana persiapan H-3 Perayaan May Day yang akan dilakukan tahun ini.
Menurut Nursal, Persiapan acara perayaan May Day sebagai peringatan hari buruh nasional yang akan digelar di MTQ Kota Pekanbaru tersebut, memiliki beberapa agenda kegiatan, mulai dari orasi hingga kegiatan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat buruh.
Nursal juga mengatakan, bahwa ada beberapa agenda kegiatan sosial seperti operasi mata katarak, sunatan massal, donor darah juga dilakukan pada perayaan May Day tersebut. Orasi dilakukan nanti lebih bertujuan pada pemerintah pusat, dimana saat ini tengah menggodok revisi UU tentang ketenaga kerjaan. Nah, sebagaimana diketahui SPSI Pusat telah mengajukan dua revisi UU menyangkut buruh. Dimana satu revisi UU tentang Asisten Rumah Tangga (ART) telah disahkan beberapa bulan lalu. Tinggal UU Tentang Ketenaga kerjaan nomor 168 telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) belum diterbitkan oleh Pemerintah Pusat. Maka perlu di ingatkan kembali saat perayaan May Day akan digelar, agar Pemerintah Pusat segera mengeluarkan Perundang-undangannya sebelum masuk pada bulan Oktober tahun ini sebagaimana putusan MK tersebut.
"Dari 9 Konfederasi yang ada, tidaknya saya meminta untuk mengirimkan perwakilan buruh sekitar 60 orang, disamping kita juga telah siapkan 300 orang lagi dari SPSI wilayah Riau untuk meramaikan perayaan May Day ditanggal 01 Mei nanti dalam rangka memperingati hari buruh nasional tahun 2026 ini" kata Nursal, hari Selasa, (28/04/2026).
"Acara rencana dimulai jadwal senam K3 jam 6 pagi, lalu dilanjutkan dengan beberapa kegiatan sosial seperti operasi mata katarak, sunatan massal dan donor darah. Sementara saat pelaksanaan orasi, kita juga sajikan panggung rakyat dimana pada kegiatan itu kita juga berbagi kepada masyarakat buruh yang hadir sebagaimana tahapan kompetisi ringan untuk memperebutkan hadiah (door prize). Kita hanya memusatkan perayaan May Day tahun ini disatu titik saja, tanpa melakukan long mars serts sweeping dijalan. Hal ini mengingat jatuhnya tanggal 01 Mei dihari Jum'at, yang tentunya sebelum waktu sholat Jum'at masuk, acara telah berakhir" terangnya.
Nursal juga menambahkan, bahwa rencana pelaksanaan perayaan May Day tahun ini, didukungan oleh Pemerintah provinsi dan Polda Riau.
"SPSI wilayah Riau telah dua kali lakukan rapat intensif dengan Dinas Ketenaga kerjaan (Disnaker) dan Dir Intelkam Polda Riau, tentang persiapan kegiatan acara perayaan May Day kali ini, agar tidak meganggu ketertiban maupun akses umum, serta raih pengawalan dari instansi terkait begitupun support konsumsi bagi para buruh yang hadir," pungkas Nursal.
Editor: Gurgur Saut.