Santri Binaan Lapas Semangat Belajar Mengaji, Wujud Pembinaan Rohani yang Berkelanjutan

Jejak Hukum | Pekanbaru - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian Islam melalui program belajar mengaji bagi para santri binaan, Selasa (24/2/2026). 

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Lapas dan diikuti dengan penuh antusias oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dalam kegiatan tersebut, para santri dibimbing oleh ustadz untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid, hingga kelancaran membaca ayat suci Al-Qur’an.

Suasana pembelajaran berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan kesungguhan para peserta dalam memperdalam ilmu agama.

Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP, serta membentuk karakter yang lebih baik. Melalui kegiatan belajar mengaji, diharapkan para santri binaan dapat menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup dan bekal positif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan pembinaan kerohanian ini menjadi bukti komitmen Lapas dalam mendukung proses pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya secara fisik dan keterampilan, tetapi juga spiritual dan mental.

Editor: Gurgur Saut.

Postingan populer dari blog ini

Tipikor Polda Riau, Sebut Bahwa Kasus Proyek Seragam Sekolah Senilai 6 Miliar, Yang Menyeret Nama Disdikbud Rohil, Masih Dalam Proses Penyelidikan

Aksi Damai Mahasiswa, Tokoh Adat, dan Simpul Kemelayuan di Depan Kantor Agrinas Riau

Suku Sakai di Duri 13 Diserang Karyawan PT SIS, Konflik Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH Memanas