Ticker

6/recent/ticker-posts

DPD-KSPSI Prov. Riau Audensi ke Pangdam XIX /Tuanku Tambusai untuk ikuti Festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand

Jejak Hukum|  Pekanbaru -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) provinsi Riau, Nursal Tanjung  dan jajaran lakukan audiensi sekaligus silahturahmi terhadap Pangdam
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai berada di Pekanbaru Riau dengan markasnya terletak di bekas gedung Korem 031/Wirabima di Jalan Sisingamangaraja, Sabtu (10/1/2026).

Berikut,  pihak Pangdam XIX Tuanku Tambusai dikepalai oleh Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP terima audensi tersebut, duduk bersama membicarakan, dan menjelaskan Sumber dana untuk mengikuti acara kegiatan festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand. Sumber dana ini didukung dari:
1. Kas Organisasi 
2. Donatur
3. Sponsor, dan lain-lain,
minta restu serta dukungan Pangdam atas keberangkatan delegasi UMKM dan seni budaya SPSI Provinsi Riau ke festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand.

Tujuan tim UMKM, seni budaya SPSI Provinsi Riau mengikuti kegiatan festival Melayu Day 2026 di Yalla Thailand akan menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu Asia Tenggara sesuai Visi dan misi. Dari adanya acara ini, tentunya berkesempatan akan membuka peluang para UMKM masing-masing Negara untuk memanfaatkan peluang ekonomi satu sama lain.

Selanjutnya di acara tersebut,  kegiatan pentas seni budaya Melayu seperti fashion show, nyayi budaya Melayu, tari budaya, akan di sajikan untuk melestarikan budaya Melayu Riau, sesuai ungkapan "Tak kan Hilang Melayu di Bumi".

"kegiatan bazar UMKM yang sejalan dengan program Pemerintah akan di geliatkan disana, hingga menggerakkan perekonomian Nasional dari tingkat yang terkecil atau terendah dapat bangkit dan sejalan peran dan fungsi Organisasi SPSI yaitu kesejahteraan", kata Nursal Tanjung 

"Kita berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin kerja sama antar Negara. kegiatan festival Melayu Day ini diselenggarakan rutin setiap tahun, telah terselenggara 11 (sebelas) kali dan di ikuti dari beberapa negara yang ada di Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, dan Thailand, termasuk Imdonesia diwakili Riau, serta negara lain", ujar Nursal Tanjung.

"Kegiatan ini tentunya sejalan dengan cita-cita Riau, menjadikan pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara di Riau, dan sebagai pusat perekonomian di Asia Tenggara. Mengingat potensi yang ada dimiliki Riau secara geografis dan sumber daya alam di provinsi Riau, tambah Nursal Tanjung.

Masyarakat Melayu tersebar dibeberapa Negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Brunai, dan Singapura, serta Thailand. Terselenggara kegiatan Melayu Day akan punya peluang besar memperlihatkan keberagaman kebudayaan Melayu, sehingga membangun sikap toleransi  budaya sesama Negara tetangga, juga hal ini akan membangun diplomasi budaya khususnya antara Indonesia (Riau) dan Thailand.

Kegiatan ini tentunya sejalan dengan cita-cita Riau, menjadikan  pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara di Riau, dan menjadikan Riau sebagai pusat perekonomian di Asia Tenggara. Mengingat potensi yang ada dimiliki Riau secara geografis dan sumber daya alam di provinsi Riau, pungkas Nursal Tanjung.

Dari adanya acara ini, tentu berkesempatan akan membuka peluang para UMKM masing-masing Negara untuk memanfaatkan peluang ekonomi satu sama lain.

Editor: Gurgur Saut

.